Verb

sollen

seharusnya, sebaiknya, dulu seharusnya

Du solltest mehr schlafen.

Kamu seharusnya lebih banyak tidur.

Er sollte gestern anrufen.

Dia seharusnya menelepon kemarin.

Das sollte kein Problem sein.

Itu seharusnya tidak menjadi masalah.

((seseorang)) seharusnya ((sesuatu)) + infinitif (seseorang) sebaiknya melakukan (sesuatu) Kamu sebaiknya bertanya pada dokter. Du solltest einen Arzt fragen.

((sesuatu)) seharusnya ... (sesuatu) seharusnya ... Kereta itu seharusnya tepat waktu. Der Zug sollte pünktlich sein.

müsste (seharusnya), könnte (bisa jadi), würde (akan)

Bentuk Präteritum dan Konjunktiv II dari 'sollen'. Akhiran '-te' adalah ciri khas untuk bentuk lampau verba lemah dan Konjunktiv II verba modal.

'Sollte' adalah cara paling umum untuk memberikan nasihat ramah dalam bahasa Jerman, mirip dengan 'should' dalam bahasa Inggris.

Halaman ini dirancang untuk dukungan pembelajaran. Silakan gunakan sebagai referensi belajar, bukan sebagai kamus formal.