Adverb

wiederum

pada gilirannya, di sisi lain, lagi

Er half mir, und ich half ihm wiederum.

Dia membantuku, dan aku pada gilirannya membantunya.

Das Wetter war schlecht, die Stimmung wiederum gut.

Cuacanya buruk, tetapi suasananya, di sisi lain, bagus.

Digunakan sebagai kata keterangan, seringkali di awal atau di tengah kalimat. Dia, pada gilirannya, tidak mau pergi.

di sisi lain (andererseits), sebagai imbalan (im Gegenzug), lagi (erneut)

Dari `wieder` (lagi) dan `um` (sekitar). Secara harfiah 'berkeliling lagi', menunjukkan giliran dalam urutan atau perubahan perspektif.

Bayangkan situasinya 'berbalik lagi' (`wieder` + `um`) untuk menyajikan tindakan timbal balik ('pada gilirannya') atau kontras ('di sisi lain').

Halaman ini dirancang untuk dukungan pembelajaran. Silakan gunakan sebagai referensi belajar, bukan sebagai kamus formal.